Cara Cegah Covid-19 Menyebar

sedia masker, masker non-medis,

Selamat datang di infokaos.com. Tujuan artikel kali ini adalah untuk sharing bagaimana cara cegah Covid-19 menyebar. Karena aku dan kamu tidak punya kekuatan apapun, maka caranya adalah sebagai warga biasa.

Sebelum kita bahas lebih lanjut apa yang bisa kita lakukan, ada baiknya kita tahu sedikit tentang apa itu Covid-19.

Apa Itu Covid-19?

Covid-19, gejala-gejala Covid-19
Seperti inilah gejala-gejala Covid-19

Nama lengkapnya adalah Coronavirus disease 2019 atau dikenal dengan Covid-19. Ini adalah penyakit yang menular yang disebabkan oleh virus. Pertama kali ditemukan di Wuhan, China pada Desember 2019. Setelah itu, penyakit ini menular ke seluruh dunia.

Berdasarkan data pada 12 April 2020, jumlah kasus positif Covid-19 di seluruh dunia mencapai 1.783.941 kasus dengan kematian sebesar 109.312 orang.

Penyebaran virus ini melalui kontak fisik dalam jarak dekat. Biasanya ketika orang yang punya virus batuk, bersin atau saat bicara, ada virus yang terbawa di udara dan masuk ke tubuh lawan bicara.

Berdasarkan data dari WHO yang muncul pada 20 Januari 2020, belum ada vaksin spesifik yang diproduksi untuk melawan virus corona. Sebagian besar penanganan yang diambil di berbagai negara adalah dengan meminimalkan interaksi sosial warganya.

Bagaimana dengan Indonesia atau Surabaya-Sidoarjo?

Covid-19, Covid Surabaya-Sidoarjo
Update Kondisi penyebaran Covid-19 di Jawa Timur 12-04-2020, sumber: surabaya.tribunnews.com

Itu tadi data global di seluruh dunia. Lalu bagaimana dengan Indonesia atau Surabaya-Sidoarjo?

Di Indonesia, kasus positif Covid-19 per 12 April 2020 adalah sebanyak 4.241 kasus dengan kematian sebanyak 373 orang. Sementara di Surabaya, jumlah kasus positif Covid mencapai 97 orang, dan Sidoarjo sebanyak 21 orang.

Kalau kamu keliling Surabaya-Sidoarjo beberapa pekan terakhir, sepertinya tidak terlalu banyak perubahan yang signifikan terkait lalu lalang orang. Masih banyak orang yang keluar rumah tanpa menggunakan masker. Selain itu, warkop juga masih banyak pengunjung.

Ini bisa menunjukkan bahwa masyarakat masih banyak yang belum terlalu ambil pusing dengan kejadian Covid-19. Tidak jarang juga yang ngomong bahwa angka kematian akibat Covid-19 ini masih kecil, justru yang terbesar adalah DBD.

Kau mungkin termasuk salah satu yang berpendapat demikian, itu sah-sah saja. Tapi ada baiknya kau simak juga obrolan Anis Baswedan dan Deddy Corbuzier. Anis Baswedan, Gubernur Jakarta, juga sempat didebat dengan alasan yang sama.

Kalau dibandingkan dengan penyakit jantung, ketika si pasien penyakit jantung meninggal, keluarga pasien, tetangga, teman kantor tidak ada yang tertular penyakit jantung. Tapi Covid-19, ketika ada pasien yang meninggal, maka anggota keluarga, tetangga, teman kantor, bahkan orang yang sempat berpapasan dengan pasien ini kemungkinan akan tertular virus yang sama.

Artinya, yang menjadi serius di Covid-19 adalah penularannya yang sangat cepat mengikuti pergerakan manusia yang dihinggapi oleh virus tersebut. Semakin tidak dibatasi pergerakannya, maka jumlah kasus positi Covid-19 tidak akan mengecil.

Oke, sekarang kita sudah sama-sama tahu bahwa Covid-19 ini nyata, bukan hoax, dan yang menjadikannya serius selain belum ada obatnya adalah penularannya yang sangat cepat. Di Indonesia, hal ini akan punya dampak lebih serius. Karena saat jumlah pasien positif Covid-19 meningkat, maka rumah sakit akan penuh.

Dan akibatnya, banyak pasien-pasien lain dengan kasus yang berbeda akan tidak tertangani. Padahal jumlah dokter dan Rumah Sakit di Indonesia sangat kecil dibandingkan jumlah penduduknya.

Pengalaman pribadi, ada seorang teman yang sedang hamil dan diperkirakan akan melahirkan pada Mei 2020. Dengan usia yang tidak lagi muda, kehamilannya beresiko. Tapi apa daya, banyak dokter spesialis kandungan tidak buka praktek, rumah sakit juga disibukkan dengan Covid-19.

Maka mau tidak mau, ia hanya bisa kontrol ke bidan yang secara penanganan tidak bisa diharapkan sama fasilitasnya dengan rumah sakit.

Cara Cegah Covid-19 Menyebar ala Warga Biasa

Aku yang ada di konveksi, sejak awal kasus ini merebak, produksi kaos menurun, permintaan masker dan APD meningkat. Maka, beralihlah produksi yang awalnya di kaos menjadi produksi masker.

Tapi sebagai pribadi, warga biasa, apa yang bisa aku dan kamu lakukan untuk cegah covid-19 menyebar? Paling tidak ada tiga hal yang bisa kamu lakukan.

Satu, segera batasi pertemuan-pertemuan dengan orang. Bila tidak penting banget tidak perlu keluar rumah. Kalaupun harus keluar rumah, ikuti petunjuk dari pemerintah tentang bagaimana meminimalkan penyebaran virus. Salah satunya adalah menggunakan masker.

Kedua, sebar informasi terkait Covid-19 ini kepada sebanyak mungkin kenalan. Minta mereka untuk menjaga diri dan keluarga mereka. Kau tidak sedang ingin menyebarkan kepanikan. Sampaikan saja berita-berita yang memang sudah terkonfirmasi kebenarannya dan dengan perlahan-lahan. Mulai dari orang yang paling dekat.

Ketiga, bantu orang-orang yang terdampak sebisamu. Banyak orang di sekitarmu yang pendapatannya harian. Bila ia tidak bekerja hari ini, maka ia tidak makan hari ini. Bantu mereka sebisamu. Bila kau tidak bisa membeli dagangannya, kau bisa membantu dengan memberikan masker agar meminimalkan mereka tertular virus.

infokaos.com Menyediakan Masker

sedia masker, masker non-medis,

Sebagaimana aku sampaikan di atas, infokaos.com selaku konveksi kaos, kini beralih produksi ke masker. Maka aku ikut sertakan info bahwa kami menyediakan masker, baik untuk pribadi atau dalam jumlah besar. Untuk pribadi, minimal pembeliannya adalah 5 pcs, sedangkan untuk jumlah besar minimalnya adalah 100 pcs. Untuk info lebih lanjut segera hubungi tim  CS kami via WA di 081216111400.

Baca juga:

Bagaimana Cara Agar Bisa Pesan Kaos Harga Murah?

Semoga info yang sedikit ini bisa jadi jalan untuk semakin sadarnya kamu dan orang di sekitarmu terkait cara cegah Covid-19 menyebar. Jangan lupa like dan share artikel ini ya. Sampai jumpa di info-info selanjutnya.

#cegahcovid-19 #dirumahsaja #wfh #maskernonmedis #sediamasker