Kaos Oblong

Kaos oblong, t-shirt, pakaian dalam
Kaos oblong diawali menjadi pakaian dalam

Di luar Indonesia, orang menyebutnya dengan T-shirt. Alasannya karena bentuk kaos oblong bila dilihat mirip dengan huruf T. Tidak diketahui siapa yang pertama kali menciptakannya. Awalnya kaos oblong dipakai sebagai baju dalam (underwear) bagi tentara. Namun setelah jadi kostum bagi aktor Marlon Brando, kaos oblong melejit.

Sebelum Kaos Oblong

Dulu sebelum kaos oblong diciptakan, pria Amerika mengenal long john. Sebutan bagi pakaian dalam pria terusan. Bawahan dan atasan jadi satu. Ini bisa kamu lihat di film-film lawas Amerika atau film-film koboi. Nyaman karena melindungi diri dari udara dingin. Tapi butuh waktu lama untuk mengenakan dan melepasnya.

Bagi tentara yang harus siap sewaktu-waktu long john jelas tidak efisien. Maka para pembuat baju kemudian bereksperimen dengan memisahkan atasan dan bawahan. Bawahan jadi celana pendek. Atasan jadi kaos oblong.

Akhirnya, tentara Amerika bisa leluasa bergerak dengan pakaian dalam yang terpisah. Tapi harus diingat, kaos oblong masih jadi pakaian dalam. Tidak umum dijumpai orang ke mana-mana pakai pakaian dalam.

Kaos Oblong V-Neck

Awalnya bentuk leher kaos oblong adalah bundar atau round-neck, disebut juga dengan O-Neck. Namun ternyata ada juga yang risih bila ketahuan memakai kaos oblong. Maka muncul ide bagaimana agar tetap menggunakan kaos oblong sebagai pakaian dalam, tapi tidak kelihatan.

Inovasinya, dibuat bagian leher kaos oblong hilang mengikuti bagian kancing baju di leher. Jadilah V-Neck.

Ketenaran Kaos Oblong

Setelah banyak dipakai oleh tentara sebagai pakaian dalam, kaos oblong makin dikenal orang. Tapi hanya sebagai pakaian dalam. Warnanya juga cuma satu, putih.

Dari awal dipakai tentara pada tahun 1890 an sampai 1920, tidak ada yang memperkirakan kaos oblong jadi trend busana. Tapi di tahun 1940 an, seorang aktor, Marlon Brando mengubah image kaos oblong sebagai pakaian dalam.

Dengan mengenakan kaos oblong sebagai kostum dalam film, kesan seksi, maskulin, justru didapatkan kaos oblong. Sejak saat itulah orang mulai berubah. Yang dulunya enggan ke mana-mana pakai kaos oblong, berbalik ke mana-mana pakai kaos oblong.

Kaos Oblong Saat ini

Semenjak awal tenar sebagai pakaian luar, kaos oblong juga mengalami inovasi. Ada yang menambah panjangnya seperti pada budaya musik hip hop. Ada juga yang kemudian menggunakan sablon sebagai aksesoris dalam kaos oblong.

Saat ini, orang mengekspresikan pendapat, dukungan atau penolakan juga melalui kaos oblong. Kampanye-kampanye di berbagai belahan negara di dunia memakai kaos oblong sebagai media. Harga murah dan nyaman dipakai adalah alasan utama kenapa kaos oblong jadi pilihan.

Bagaimana denganmu?